loading...
Kategori
Aneka BisnisPerdagangan
Mode Baca
Kurs USD-IDR
4/24/2014
11.600
IHSG
4/24/2014
4.891,08
-2,07 (-0,04%)
Minyak Mentah
4/23/2014
102,15
0,02 (0,02%)
Emas
4/24/2014
1.291,30
0,80 (0,06%)

Bursa komoditas Jatim perkuat Pasar Lelang Agrobis

Online: Kamis, 07 April 2011 | 16:22 wib ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Rencana pembentukan Bursa Berjangka Komoditas Jawa Timur dinilai tidak akan mematikan Pasar Lelang Agrobis yang selama ini telah diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Perdangan (Disperindag) Jatim. Bahkan, Bursa Berjangka Komoditas Jatim ini nantinya dimungkinkan akan semakin memperkuat pasar lelang dan memposisikan Jatim sebagai provinsi agrobis terdepan.

"Kami pikir langkah pembentukan bursa berjangka komoditas Jatim ini tidak akan memengaruhi kinerja Pasar Lelang yang biasa digelar Disperindag Jatim, namun konsep pasar baru ini malah akan bisa menopang keberadaan pasar lelang tersebut," terang Ketua Komite Tetap Lembaga Keuangan dan Perbankan Syariah Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim Imron Mawardi dalam acara Focus Group Discussion Kelembagaan Bursa Potensi Ekonomi dan UKM di Jawa Timur yang digagas oleh Pemprov Jatim bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jatim di Hotel Sahid, Surabaya, Kamis (7/4/2011).

Menurutnya, sejauh ini pasar lelang hanya dimanfaatkan oleh pasar domestik atau lokal saja, karena konsumen harus datang dan melakukan transaksi di tempat tersebut. Selain itu, tidak ada standar baku yang menentukan harga dan kualitas produk yang bisa dijadikan acuan pembeli dalam jangak waktu yang lama. Sementara untuk bursa komoditas, dikonsep menjadi pasar komoditas dengan skala lebih luas, bahkan internasional. Sehingga transaksi tidak hanya terjadi antara petani Jatim dengan konsumen dalam negeri saja, namun bisa saja negara lain juga ikut bermain dan menjual dan membeli berbagai komoditas agrobis di sini.

"Seperti kedelai umpamanya, saat ini Jatim amsih sangat kekurangan suply komoditas kedelai, dengan adanya bursa komoditas ini diharapkan komoditas kedelai impor bisa sampai tangan industri di Jatim dengan harga yang relatif lebih murah karena mereka bisa melakukan transaksi sendiri secara langsung," ungkapnya.

Namun untuk saat ini, Kadin bersama Pemprov Jatim akan terus menggodok dan mempelajarinya, kalau umpamanya kedua lembaga tersebut ternyata banyak eksamaan, bisa saja pasar lelang ini yang kemudian diangkat dalam bursa berjangka komoditas.

"Sekarang semuanya memang masih dalam pembahasan, masih membutuhkan perbincangan lebih jauh dan lebih dalam dalam untuk bisa merealisasikannya. namun harapan kami, akhir tahun ini sudah bisa terlaksana karena pastinya langkah pembentukan bursa berjangka komoditas ini sedikit banyak akan bisa meningkatkan kinerja perdagangan dan ekonomi Jatim, khususnya di sektor agrobisnis," tekan Imron. kbc6

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda