loading...
Kategori
Aneka BisnisPerdagangan
Mode Baca

Nilai impor Indonesia melorot

Online: Jum'at, 01 April 2011 | 14:44 wib ET

JAKARTA, kabarbisnis.com: Nilai impor Indonesia sepanjang Februari 2011 mencapai US$12 miliar, atau melorot 4,47% dibanding impor Januari 2011 sebesar US$12,56 miliar. Namun, jika dibanding impor Februari 2010 (US$9,50 miliar) naik 26,31%. Selama Januari-Februari 2011 nilai impor mencapai US$24,56 miliar atau meningkat 29,32% jika dibanding impor periode yang sama tahun sebelumnya (US$18,99 miliar).

"Penurunan nilai impor ini, karena harga barang komoditi sedikit melemah pada bulan itu. Pelemahan itu juga karena voleme impor sedikit berkurang," papar Rusman Heriawan, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) di Jakarta, Jumat (1/4/2011).

Dijelaskan impor terbesar dari China dengan nilai US$3,32 miliar atau setara 17,74% dari total impor. Urutan kedua teratas impor produk berasal dari Jepang yakni sebesar US$2,78 miliar (14,61%), disusul Singapura sebesar US$1,68 miliar (setara 8,81 %). Bahkan Impor nonmigas dari ASEAN mencapai 23,21%, sementara dari Uni Eropa sebesar 8,65%.

Dari sisi impor nonmigas, lanjut Rusman, Februari 2011 mencapai US$9,44 miliar atau turun 1,56% dibandingkan impor nonmigas Januari 2011 mencapai US$9,59 miliar, sedangkan impor nonmigas selama Januari-Februari 2011 mencapai US$19,02 miliar atau naik 26,77% dibanding impor nonmigas periode yang sama tahun 2010 mencapai US$15,01 miliar.

Dikatakan, impor migas Februari 2011 sebesar US$2,56 miliar atau turun 13,85% dibanding impor migas Januari 2011 mencapai US$2,97 miliar, sedangkan impor migas selama Januari-Februari 2011 mencapai US$5,53 miliar atau naik 38,91% dibanding impor migas periode yang sama tahun sebelumnya sebesar US$3,98 miliar.

Nilai impor nonmigas terbesar Februari 2011 adalah golongan barang mesin dan peralatan mekanik dengan nilai US$1,61 miliar. Nilai ini turun 6,52% (US$0,11 miliar) dibanding impor golongan barang yang sama Januari 2011 sebesar US$1,72 miliar.

"Juga, impor golongan barang selama Januari-Februari 2011 mencapai US$3,34 miliar atau meningkat 18,87% dibanding impor golongan barang yang sama tahun sebelumnya mencapai US$2,81 miliar," katanya.

Nilai impor semua golongan penggunaan barang selama Januari-Februari 2011 dibanding impor periode yang sama tahun sebelumnya masing-masing meningkat, yaitu impor barang konsumsi sebesar 47,81%, bahan baku/penolong sebesar 31,50%, dan barang modal sebesar 14,74%, tambahnya. Kbc10

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
10/22/2014
12.025
IHSG
10/22/2014
5.074,32
44,98 (0,89%)