loading...
Kategori
Aneka Bisnis
Mode Baca

Jaga pasar, Coca-Cola manjakan konsumen

Online: Kamis, 22 April 2010 | 15:35 wib ET

SURABAYA, kabarbisnis.com: Produsen minuman PT Coca-Cola Distribution Indonesia terus berusaha menggenjot penguasaan pasarnya. Pemimpin pasar minuman berkarbonasi itu menjaga loyalitas konsumennya dengan menggelar sejumlah program promosi.

Yang terbaru, Coca-Cola menggelar serangkaian program promosi menyambut Piala Dunia 2010 dengan menawarkan sejumlah hadiah untuk konsumen. Area Marketing Manager East Java PT Coca-Cola Distribution Indonesia Zulfikar mengatakan, program promosi Coca-Cola tidak dimaksudkan untuk menggenjot penjualan dalam sesaat, namun untuk menjaga kontinuitas bisnis dalam jangka panjang.

"Dengan program promosi berhadiah, kami berharap konsumen bisa loyal. Kalau sudah loyal, itu tentu saja sangat menguntungkan secara bisnis dalam jangka panjang," ujarnya dalam jumpa pers di Plasa Marina, Surabaya, Kamis (22/4/2010).

Untuk memperluas penetrasi, kata dia, Coca-Cola terus menerapkan sejumlah strategi pemasaran dan penjualan yang dinilai bisa menggenjot kinerja. Antara lain dengan menggandeng para pelaku usaha restoran. Inovasi produk juga terus dilakukan.

"Semua outlet besar kita masuki. Tidak hanya di restoran cepat saji, tapi juga pusat jajanan PKL hingga ke bengkel-bengkel kendaraan bermotor," terangnya.

Di Jatim, Coca-Cola mempunyai 15 sales center, antara lain di Surabaya (SIER dan Tandes), Pasuruan, Mojokerto, Tulungagung, Jember, Banyuwangi, Malang, Kediri, Probolinggo, Situbondo, Bangkalan, dan Pamekasan. Coca-Cola juga mempunyai pabrik di kawasan Pandaan, Malang, dari total 11 pabrik yang ada di Indonesia.

"Setiap sales center di kota-kota besar seperti Surabaya atau Malang berhasil menjual 4.000-5.000 unit case per hari. Sedangkan sales center dengan skala yang lebih kecil berhasil menjual 1.000-2.000 unit case per hari. Pusat-pusat penjualan itulah yang akan memperkuat penjualan di daerah dengan ditopang oleh penguatan brand image yang dikelola lewat promosi secara nasional," terangnya.

Dia menjelaskan, dalam penjualannya, Coca-Cola mengenal dua skema penjualan, yaitu direct selling dan indirect selling. Kedua skema itu yang akan saling mengisi untuk meningkatkan penjualan produk di tengah iklim kompetisi di industri beverages yang kian ketat.

Coca-Cola kini mempunyai sejumlah kategori produk, yaitu carbonated soft drink (CSD), teh, jus, isotonik, dan air mineral. kbc5

Bagikan artikel ini kepada kerabat anda
Kurs USD-IDR
12/20/2014
12.408
IHSG
12/19/2014
5.144,62
31,28 (0,61%)