PP ikut proyek pembangkit listrik Rp3,3 triliun
Senin, 11 Januari 2010 | 15:52 wib ET
JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Pembangunan Perumahan (PP) akan menggarap proyek pembangkit listrik senilai Rp3,3 triliun. Proyek tersebut merupakan milik PT Krakatau Daya Listrik, anak usaha PT Krakatau Steel.
Direktur Keuangan PP Tumiyana mengatakan, power plant tersebut berkapasitas 2 x 150 MW. Perusahaan yang akan segera melantai di bursa saham itu juga akan memiliki 20% saham di proyek power plant yang berlokasi di Cilegon tersebut.
"Kami akan memiliki 20% saham di proyek tersebut," ujarnya saat paparan publik di Jakarta, Senin (11/1/2010).
Tumiyana menambahkan, pihaknya juga baru saja mendapatkan proyek konstruksi hotel di Madinah dan lembaga pendidikan penerbangan di Jeddah.
Dirut PP Musyanif menambahkan, saat ini pihaknya juga mengincar proyek power plant 2 x 200 MW senilai Rp4 triliun. Proyek tersebut kini sedang ditenderkan. Jika PP berhasil memenangi tender, maka pembangunan proyek tersebut akan dimulai pada 2011.
"Kita akan menggandengn sejumlah bank untuk pendanaannya," ujarnya. kbc10
Berita Terkait
- Pacu Hypermart, Matahari gandeng Merrill Lynch
- Lippo Karawaci bagi dividen interim Rp2,88 per saham
- NetApp perkuat Infrastruktur Shared Storage
- Menkeu: Laporan Keuangan Pemerintah Pusat membaik
- Matahari masih punya utang obligasi Rp526 miliar
- Semester I/2010, Laba bersih LSIP melejit 45,71%
- Kerugian BIPP menciut jadi Rp655,67 juta
- Diterjang impor, kosmetik dalam negeri stagnan
- Penawaran tender saham AQUA di harga Rp500.000 per lembar
- CSR Tupperware peduli anak jalanan

