PT SIHM&C targetkan kelola 50 hotel baru
Senin, 29 Juni 2009 | 13:13 wib ET
SURABAYA - Hingga 2013, PT Sahid International Hotel Management & Consultant (SIHM&C) menargetkan jumlah hotel yang dikelolanya bertambah 50 hotel lagi di seluruh Indonesia.
Saat ini, total jumlah hotel yang telah dikelola berjumlah 19 hotel. Tahun depan, dipekirakan menjadi 25 hotel, antara lain,
hotel Sahid di Jakarta, Bogor, Pekalongan dan Cirebon masing-masing satu hotel serta di Bandung dua hotel.
"Hingga akhir 2009, jumlah hotel Sahid secara nasional menjadi 25 hotel, 13 hotel adalah milik PT SIHM&C sendiri dan sisanya milik investor dengan pengelolaan manajemen ditangani PT SIHM&C," kata Direktur PT SIHM&C Jakarta Johny Subarkah saat serah terima jabatan General Manager baru Sahid Surabaya Erni Sulistyowati menggantikan Martono Saputro di ruang Wilis Hotel Sahid Surabaya, Senin (29/6/09).
Sementara pengembangan wilayah Indonesia bagian Timur, ditargetkan akan terlaksana pada 2010. Yaitu untuk wilayah Irian Jaya, Meraoke, Jayapura dan Kendari.
Sejauh ini, ujarnya pertumbuhan hotel Sahid sangat bagus. Dibanding 2008, pertumbuhannya pada tahun ini jauh lebih bagus. Secara nasional, pertumbuhannya hingga semester I/2009 mencapai 12%. Diperkirakan, hingga akhir 2009 akan terus meningkat hingga 18%.
"Hingga akhir 2009, kami yakin pertumbuhan hotel Sahid akan melampaui tahun lalu hanya mencapai 12%. Sebab bisnis kami selalu mengalami peningkatan tiap tahun," ungkapnya.
Menurutnya, kondisi bisnis perhotelan masih sangat kondusif, meski krisis finansial terus membayangi. Sebab pada tahun ini ada banyak kegiatan yang digelar perusahaan, partai politik maupun pemerintah. Dan ini sangat mendukung kinerja bisnis perhotelan di tahan air.
Kontribusi MICE atau ruang pertemuan di tiap hotel sangat besar. Bahkan kontribusi MICE di hotel Sahid mencapai 40% dari total pendapatan, sisanya sekitar 25% disumbang corporate dan 35% dari end user.
Direktur Operational PT HSJI Martono Saputro mengatakan, hingga Semester I/2009 pendapatan Sahid Surabaya mencapai Rp8,508 miliar atau meningkat sekitar 14% dibanding semester sama pada tahun lalu. Dengan tingkat okupansi hotel yang mencapai 59,73%, pertumbuhan hingga akhir semester II/2009 diprediksi mencapai 25%. kbc8/kbc2
Berita Terkait
- Hotel Sahid operasikan kamar deluxe konsep baru
- Low season, Hotel Sahid Surabaya pacu F&B
- 2010, Grup Sahid kembangkan tiga area terpadu
- Hingga Oktober, pendapatan Grup Sahid naik 25%
- Hotel Sahid Surabaya siap jadi hotel bintang empat
- Renovasi hotel, Grup Sahid investasi Rp1 triliun
- CSR, Hotel Sahid berbagi kasih bersama anak yatim
- Gatot Sukirno pimpinan baru Hotel Sahid Jaya Solo
- Sahid patok okupansi dan MICE naik 17%

