Standard Chartered gencar edukasi nasabah
Selasa, 09 Februari 10 | 18:41 wib ET
SURABAYA, kabarbisnis.com: Standard Chartered Indonesia gencar mengedukasi nasabahnya untuk mengelola portofolionya secara cerdas. Regional Branch Manager Standard Chartered Bank Surabaya, Dewi Yoewono, mengatakan, edukasi nasabah diperlukan untuk membangun saling percaya antara nasabah dan bank.
"Lewat edukasi nasabah, kami juga melakukan update kondisi pasar agar nasabah mengetahui gambaran investasi pada saat ini yang menguntungkan nasabah," ujar Dewi di sela-sela seminar edukasi keuangan "Wealth-on-Wealth" di Shangri-La Hotel, Surabaya, Selasa (9/2/2010). Seminar "Wealth-on-Wealth" dihelat bank yang berbasis di London itu di enam kota di tanah air.
Dia mengatakan, update perkembangan pasar diperlukan agar nasabah bisa semakin cerdas dalam mengambil keputusan menempatkan portofolionya.
"Nasabah bisa mengambil keputusan soal aset alokasi. Makanya, kami selalu sosialisasikan plan, protect, and growth," jelasnya.
Standard Chartered Bank kini bekerja sama dengan delapan fund manager untuk memasarkan reksadana.
Dewi mengatakan, segmen menengah ke atas di Jatim, khususnya Surabaya, masih sangat prospektif untuk digarap. Meski banyak bank lain juga membikin layanan untuk nasabah premium, Dewi optimistis Standard Chartered Bank mampu memimpin pasar di segmen premium.
"Saat ini nasabah Priority Banking kami di Surabaya mencapai 1.000 orang. Dengan adanya re-launch layanan ini, kami targetkan tahun ini bisa naik dua kali lipat," ujar Dewi.
Country Head of Customer Banking Standard Chartered, Lani Darmawan, menambahkan, informasi dan akses pasar global sangat diperlukan oleh nasabah agar mereka dapat merencanakan keuangan dengan baik.
Di Indonesia, potensi para nasabah segmen menengah ke atas sangat besar. "Lebih dari 300.000 orang Indonesia memiliki aset lebih dari US$100.000. Jumlah tersebut diperkirakan naik hingga 400.000 orang pada 2012," ujar Lani. kbc5