Navigasi: Home > Makro > Nasional > Artikel
http://www.eastjavabiz.org/kadinv2/index.php
Jendela Informasi Kadin Jatim

Emisi Sukuk bertambah, pemerintah tingkatkan basis aset

Senin, 08 Februari 2010 | 17:29 wib ET
(dok. kabarbisnis.com)

JAKARTA, kabarbisnis.com: Seiring kian banyaknya emisi sukuk, pemerintah akan menambah underlying assets. Saat ini sisa underlying assets untuk penerbitan sukuk sebesar Rp17 triliun setelah Rp8 triliun digunakan untuk penerbitan sukuk ritel yang baru saja dirilis pemerintah.

Demikian diungkapkan Direktorat Jenderal Pengelolaan Utang Departemen Keuangan Rahmat Waluyanto di sela-sela temu pers di kantornya, Jakarta, Senin (8/2/2010).

Rahmat mengatakan, Ditjen Pengelolaan Utang telah meminta Dirjen Kekayaan Negara untuk menambah underlying assets.

Terkait emisi sukuk pada tahun ini, dia mengatakan, pemerintah akan mengkaji terlebih dahulu.
Dia menjelaskan, untuk menambah emisi Sukuk tahun ini, pemerintah akan melihat kemampuannya terlebih dahulu. Tahun ini rencananya pemerintah akan menerbitkan sukuk ritel dan sukuk global.

”Sukuk ritel terbit lagi kemungkinan pada kuartal IV-2010. Sementara Sukuk global terbit pada akhir semester I-2010 atau awal semester II-2010 atau sebelum puasa,” jelas Rahmat.

Target penerbitan Surat Berharga Negara (SBN) dalam APBN 2010 adalah sebesar Rp 104 triliun. Namun target bruto pemerintah dalam menerbitkan SBN sebesar Rp 175,5 triliun.

"Itu campur antara SUN dan sukuk, jadi kalau sudah kita terbitkan maka kita harus menerbitkannya lagi secara reguler," jelasnya. kbc10

Berita Terkait
TRANSLATE THIS PAGE
kabarbisnis.com : Tentang Kami | Indeks Kabar | RSS
© Copyright 2009-2010 kabarbisnis.com, under management by PT. Airlangga Media Cakra Nusantara | Ketentuan Penggunaan