Navigasi: Home > Makro > Global > Artikel
http://www.eastjavabiz.org/kadinv2/index.php
Jendela Informasi Kadin Jatim

Masyarakat Ekonomi Asean perkuat posisi di pasar global

Rabu, 23 Desember 2009 | 18:06 wib ET
Perwakilan Departemen Perdagangan Imam Pambagyo (kiri) bersama Kementrian Perekonomian Huda Bahweres (tengah), PimpinanD Int Nelson Tampubolon pada seminar kesepakatan menghadapi perdagangan bebas Asean dan kesiapan Indonesia menghadapinya (KB/Purna Budi)

SURABAYA - Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang akan terwujud pada 2015 bakal memperkuat posisi Asean di pasar global. Direktur Kerja Sama Regional Depdag Iman Pambagyo mengatakan, integrasi ekonomi dengan sendirinya akan membuat mobilitas barang dan jasa antarnegara menjadi lebih lancar. Efisiensi ekonomi pun akan terwujud.

"Sehingga, daya saing produk, baik barang maupun jasa, negara-negara di Asean akan meningkat. Ini akan jadi modal untuk bersaing di pasar global," ujar Iman di Surabaya, Rabu (23/12/09).

Iman menilai, meski sejumlah negara di Asean mempunyai produk yang sama, itu bukan berarti keberadaan sebuah masyarakat ekonomi yang saling bekerja sama tidak diperlukan.

"Masing-masing produk punya sisi yang mampu melengkapi. Bahwa banyak produk negara-negara Asean yang berkompetisi, itu memang benar. Tak selamanya masyarakat ekonomi harus dibangun dari latar belakang negara-negara dengan produk yang komplementer," jelas Iman.

Dia mencontohkan, Thailand selama ini mampu menjadi basis produksi otomotif yang tangguh. Namun, bukan berarti Indonesia tak bisa memasuki pasar otomotif. Sebab, meski berkompetisi, ada beberapa produk yang komplementer.

"Filosofinya kan serve the market. Meskipun bersaing, tetap bisa saling melengkapi," kata Iman.

Dengan demikian, tujuan MEA jauh lebih luas daripada integrasi ekonomi antarnegara Asean. "Kerangka besarnya adalah agar Asean bisa punya daya saing kuat di pasar global," ujarnya.

Selain itu, penyatuan ekonomi juga memuluskan penambahan investasi, baik dari negara non-Asean maupun intra Asean, lewat Asean Comprehensive Investment Agreement (ACIA). kbc5

Berita Terkait
TRANSLATE THIS PAGE
kabarbisnis.com : Tentang Kami | Indeks Kabar | RSS
© Copyright 2009-2010 kabarbisnis.com, under management by PT. Airlangga Media Cakra Nusantara | Ketentuan Penggunaan