Ingin panen bermutu, Hatta siap tidak libur
Jum'at, 23 Oktober 2009 | 09:21 wib ET
MENKO PEREKONOMIAN yang baru, Hatta Rajasa, menyatakan siap bekerja keras. Para menteri yang berada di bawah Kementerian Koordinasi Perekonomian juga harus menyiapkan stamina lebih kuat lagi.
Sebab, Hatta meminta para menteri tetap tetap bekerja di akhir pekan untuk menuntaskan berbagai problem yang masih menjadi ganjalan.
”Kita pastikan jangan kebanjiran, jangan kekeringan, jangan ada tikusnya supaya kerja ini menghasilkan panen yang baik. Karena itu hari Sabtu-Minggu tidak ada libur," ujarnya.
Hatta juga mengatakan, bahwa kunci keberhasilan dalam mencitakan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas adalah dengan memaksimalkan koordinasi antar departemen dalam konteks ekonomi.
”Tugas menko adalah mendorong agar semua mampu men-deliver apa yang sudah dijanjikan. Karena itu kita harus kompak, solid, bekerja sama. Karena itu, kita selalu katakan, ’Yes We Can!’” ujarnya.
Terkait program kerja dalam 100 hari pertama sebagai Menko Perekonomian, alumnus Teknik Perminyakan ITB ini akan fokus pada upaya penyelesaian berbagai rencana strategis di seluruh departemen di bawah koordinasi Menko Perekonomian.
”Semuanya akan kita petakan bersama dan kita pastikan semuanya terselesaikan dengan baik,” ujar pria kelahiran Palembang, Sumatera Selatan, 18 Desember 1953 itu.
Hatta mengatakan, dirinya akan menempatkan pengembangan sektor riil sebagai salah satu prioritas utama. Hal itu bisa dilakukan, antara lain, dengan percepatan pembangunan infrastruktur. Mantan Menristek ini yakin, ke depan, dengan fokus kebijakan ekonomi yang terarah, pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa terus terangkat.
Selain menjabat sebagai Menko Perekonomian, mantan mensesneg ini saat ini juga tercatat sebagai wakil ketua Majelis Pertimbangan Partai DPP Partai Amanat Nasional (PAN). Saat pemilihan presiden yang lalu, Hatta duduk sebagai ketua tim sukses Susilo Bambang Yudhoyono dan Boediono. kbc10
Berita Terkait
- Hatta Rajasa tinjau panen raya di Indramayu
- Kuartal II, pemerintah yakin ekonomi tumbuh di atas 5,7%
- Target pertumbuhan ekonomi naik jadi 5,7%
- Pantura Jatim bakal jadi KEK sektor manufaktur
- Akhir 2009, dana stimulus diyakini terserap Rp11 triliun
- Inilah rekomendasi dari Pertemuan Nasional 2009
- Kejar target pertumbuhan, Indonesia pacu investasi asing
- Siap digelar, National Summit bakal dihadiri 1.424 peserta
- Hatta: Dorong industri hilir dan pengolahan sumber daya lokal
- Pemerintah cari solusi keluhan pebisnis di National Summit

