Bank Mutiara tiap hari raup transaksi valas US$8 juta
Rabu, 03 Maret 2010 | 15:05 wib ET
SURABAYA, kabarbisnis.com: Bank Mutiara menikmati kenaikan transaksi valuta asing (valas) pada bulan-bulan awal 2010 ini. Pada Januari 2010, transaksi valas mereka mencapai US$8 juta per hari.
Padahal, menurut Treasury Division Head Bank Mutiara Eko Tjahjono, pada periode Januari-Desember 2009 nilai transaksi valas hanya sebesar US$360 juta atau sekitar US$1 juta per hari.
"Kami perkirakan target transaksi valas mencapai target 2010 sebesar US$1 miliar dengan melihat volume transaksi valas yang cukup besar pada Januari 2010 tersebut," jelas Eko kepada kabarbisnis.com di sela-sela rapat kerja Bank Mutiara Koordinator Wilayah IV di Surabaya, Rabu (3/3/2010).
Untuk mengejar target transaksi valas 2010 tersebut, Eko menjelaskan bahwa akan menggenjot transaksi ritel disamping terus melayani transaksi melalui money changer.
Menurut dia, transaksi ritel tersebut memberi margin lebih besar dibandingkan money changer. Sejauh ini fee based income (FBI) yang diraup Bank Mutiara dari transaksi valas mencapai 50% dari total pendapatan Bank Mutiara.
"Kami akan lebih mengejar volume transaksi tahun ini, meskipun akan berdampak pada kontribusi bagi pendapatan yang akan lebih kecil," kata Eko.
Dengan mengejar volume transaksi, Eko memperkirakan kontribusi FBI terhadap pendapatan Bank Mutiara akan turun dari 50% menjadi 40%. kbc3
Berita Terkait
- Saudi Arabia siap pinjami US$20 juta untuk investasi sektor perikanan
- Bank Mutiara terlambat kirim laporan keuangan
- Menimbun `mutiara` di antara seruan demonstran
- Nasabah Century ditangkap polisi di Surabaya
- Pansus Century investigasi ke Bank Mutiara Kertajaya-Surabaya
- Sri Gayatri bantah setujui alihkan dana ke Antaboga
- Bank Mutiara targetkan NPL di bawah 5% di akhir 2009
- Eks Bank Century ekspansi besar-besaran di 2010
- LPS: Bank Mutiara adalah bank swasta nasional
- Bank Mutiara Korwil IV cetak kredit baru Rp120 miliar

