BCA finance targetkan kredit kendaraan Rp13,5 triliun
Senin, 08 Februari 2010 | 20:42 wib ET
JAKARTA, kabarbisnis.com : BCA Finance pada 2010 mentargetkan penyaluran kredit untuk pembiayaan kendaraan sebesar Rp 13,5 triliun. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2009, yang berhasil menyalurkan kredit untuk pembiayaan kendaraan roda empat sebesar Rp 11 triliun.
"Kami optimis target tahun ini akan dapat tercapai. Melalui program Showroom Financing ini saja ditargetkan Rp400 milyar pembiayaan akan tersalurkan." ungkap Roni Haslim, Presiden Direktur PT BCA Finance saat menandatangani kerjasama dengan PT Bank Central Asia (BCA)Tbk untuk program "Showroom Financing" di Jakarta, Senin (8/2/10).
Roni menjelaskan program ini ditujukan untuk pemilik showroom kendaraan bekas (used car) agar mengembangkan bisnisnya melalui modal kerja yang dipinjamkan oleh BCA. Untuk bisa mengikuti program ini, showroom harus menjadi rekanan dengan BCA Finance terlebih dahulu.
Tahap awal, sambung Roni, program ini baru dinikmati showroom mobil bekas di wilayah Jakarta dan Bekasi. Hingga akhir tahun 2009, ada 1.300 showroom used car yang telah bekerjasama dengan BCA Finance. Jika tahap awal ini berjalan dengan baik, maka program Showroom Financing akan dikembangkan ke seluruh showroom yang ada di seluruh Indonesia.
Program "Showroom Financing" ini memberikan beragam keuntungan seperti bunga kompetitif, proses cepat, persyaratan
mudah dan sebagai jaminannya cukup mobil yang diperdagangkan bukan menggunakan fixed assets. Satu keuntungan lainnya
adalah, bagi showroom yang mengikuti program ini pada periode 8 Februari - 8 Mei 2010 akan bebas biaya provisi. kbc10
Berita Terkait
- BCA targetkan himpun DPK Rp260 triliun di 2010
- Telkom; emiten kapitalisasi terbesar
- Bank beraset terbesar di Indonesia adalah Bank Mandiri
- Kucurkan Rp206,1 triliun, BRI jadi penyalur kredit terbesar
- Bank Mandiri penghimpun DPK terbesar 2009
- Demand properti naik, BCA targetkan KPR Rp650 miliar
- 2009, BCA kucurkan KPR Rp520 miliar di Jatim
- Kapitalisasi saham Telkom terbesar di BEI
- 2010, BCA tak tambah modal
- 5 Bank terlibat pendanaan proyek 10.000 MW

