Navigasi: Home > Keuangan > Bank > Artikel
http://www.eastjavabiz.org/kadinv2/index.php
Jendela Informasi Kadin Jatim

Mandiri kelola dana SPBU Pertamina Rp230 miliar

Kamis, 22 Oktober 2009 | 14:30 wib ET

SURABAYA - Setiap harinya, Bank Mandiri mengelola dana penjualan bahan bakar minyak (BBM) Pertamina ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) sekitar Rp230 miliar.

Jumlah tersebut merupakan 60% hingga 70% dari total transaksi yang dilakukan Pertamina dengan SPBU secara nasional. Sisa sekitar 40% hingga 30% transaksi tersebut dilayani bank lainnya.

Senior Vice President Wholesale Product Management Group Bank Mandiri C Paul Tehusijarana, menyatakan dari mengelola dana mengendap Pertamina ini, Bank Mandiri mengunduh fee based income (FBI) sekitar Rp300 juta setiap bulannya.

“Pendapatan non-bunga ini untuk transaksi BBM selain avtur. Untuk transaksi pembayaran avtur, kami telah menyediakan jasa Mandiri Virtual Account yang telah diluncurkan tahun lalu,” jelas Paul usai sosialisasi layanan Sistem Online Pembayaran Pertamina (SOPP) dan internet banking kepada pengusaha SPBU dan Non SPBU (agen LPG dan agen minyak pelumas) di Surabaya, Kamis (22/10/09).

Upaya memacu pendapatan non-bunga dari kalangan pengusaha SPBU ini, lanjut Paul, diantaranya ditempuh dengan mendorong para pengusaha SPBU untuk melakukan transaksi pembayaran melalui internet banking.

“Salah satu manfaat yang bisa dinikmati pengusaha SPBU dengan SOPP online dan internet banking adalah mereka tetap bisa melakukan pembayaran BBM kepada Pertamina di hari-hari libur,” jelasnya.

Selama ini, pengusaha SPBU kerap kerepotan saat harus meminta pasokan BBM kepada Pertamina saat hari libur sebab pembayaran harus dilakukan di kantor bank rekanan mereka.

“Bank Mandiri juga siap menyediakan kredit talangan bagi pengusaha SPBU untuk pembayaran Pertamina untuk penebusan DO saat hari libur tersebut,” imbuh Kepala Kantor Wilayah VIII Bank Mandiri Jiantok Hardjiman.

Dia memperkirakan kebutuhan kredit talangan untuk setiap SPBU sekitar Rp100 juta hingga Rp200 juta. Berdasarkan pengalaman selama ini, pelunasan kredit talangan biasanya dilakukan dalam jangka waktu dua hingga tiga hari saja.

Menurut data Pertamian region V, jumlah SPBU yang beroperasi di Jawa Timur mencapai 780 dan saat ini akan bertambah 50 SPBU yang segera beroperasi dalam waktu dekat. Omzet masing-masing SPBU yang beroperasi di Surabaya mencapai 15.000-20.000 liter setiap harinya. Sedangkan yang di luar Surabaya berkisar 10.000 liter per hari. kbc3

Berita Terkait
TRANSLATE THIS PAGE
kabarbisnis.com : Tentang Kami | Indeks Kabar | RSS
© Copyright 2009-2010 kabarbisnis.com, under management by PT. Airlangga Media Cakra Nusantara | Ketentuan Penggunaan