Navigasi: Home > Industri > Artikel
http://www.eastjavabiz.org/kadinv2/index.php
Jendela Informasi Kadin Jatim

3.547 Unit, target penjualan KIA New Picanto di 2010

Senin, 08 Februari 2010 | 16:50 wib ET
(dok. kabarbisnis.com)

SURABAYA, kabarbisnis.com: PT KIA Mobil Indonesia semakin ekspansif menggarap pasar dalam negeri. Bahkan, pemain bisnis otomotif yang mengklaim content product-nya 100% dalam negeri ini berani menargetkan penjualan salah satu jenis mobil city car andalannya, New Picanto, di tahun 2010 ini akan meningkat hingga dua kali lipat.

"Tahun ini, kami menargetkan penjualan mobil New Picanto akan mencapai 3.547 unit dari realisasi penjualan 2009 sebesar 1.785 unit," kata Kepala Cabang Surabaya II PT KIA Mobil Indonesia, Davi Anthoni di Surabaya, Senin (8/2/10).

Dikatakan Davi besarnya target yang ditetapkan tersebut dengan melihat peluang ceruk pasar yang ada untuk mobil jenis city car. Menurutnya, pasar city car dalam negeri memang sangat besar. Sementara market share Picanto di tahun 2009 masih mencapai 5%-10% dari total market city car yang ada.

"Untuk itu, kami mentargetkan market share Picanto di jenis mobil city car akan meningkat menjadi sekitar 15%-20%," lanjutnya.

Optimismenya untuk bisa menggaet pasar city car dengan New Picanto tersebut, menurut Davi, dengan melihat besarnya antusiasme pasar dalam menerima produk tersebut. Bahkan di wilayah Jatim, total inden mobil KIA new Picanto saat ini mencapai 30 unit.

"Selain karena keunggulan dan inovasi terbarunya, besarnya minat pasar terhadap mobil ini disebabkan karena garansi kami diperpanjang hingga 5 tahun," akunya.

Hal yang sama juga diutarakan oleh Kepala Cabang Surabaya I PT KIA Mobil Indonesia, Affiano, bahwa penjualan Picanto tahun ini memang meningkat sekitar dua kali lipat. Sementara penjualan mobil KIA Travello ditarget meningkat menjadi 598 unit dari 2009 sebesar 521 unit, KIA Pregio menjadi 588 unit dari tahun 2009 sebesar 233 unit dan KIA Pick Up menjadi 365 unit dari 212 unit.

"Dari seluruh penjualan tersebut, Jatim berkontribusi sekitar 30%," pungkasnya. kbc6

Berita Terkait
TRANSLATE THIS PAGE
kabarbisnis.com : Tentang Kami | Indeks Kabar | RSS
© Copyright 2009-2010 kabarbisnis.com, under management by CV. Brilian Multimedia | Ketentuan Penggunaan