Pacu investasi sektor hulu, Pertamina minta setoran dividen dikurangi
Senin, 08 Februari 2010 | 17:48 wib ET
JAKARTA, kabarbisnis.com: PT Pertamina (Persero) meminta pengurangan setoran dividen kepada pemerintah guna meningkatkan investasi.
"Sebagian dari dana setoran dividen ini dapat dialihkan untuk dana investasi di sektor hulu perusahaan," kata Direktur Utama PT Pertamina Karen Agustiawan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Senin (8/2/10).
Selama ini, Kementerian BUMN menarik dividen sekitar 50% dari laba bersih yang diperoleh perusahaan BUMN.
Selain berharap pada pemotongan besaran dividen, Karen juga meminta agar harga gas LPG, baik LPG PSO 3 kg, maupun LPG non PSO bisa dijual sesuai harga keekonomiannya.
“Selama 2009 yang lalu, Pertamina mengalami kerugian hingga Rp2,2 triliun dari penjualan Gas LPG PSO dan non PSO,” imbuh Direktur Keuangan Pertamina, Frederick Siahaan. kbc8
Berita Terkait
- Pertamina siagakan SPBU di jalur mudik 24 jam
- Naik 9%, distribusi gas bumi PGN
- Insiden di Kodeco, PGN tegaskan tak ada gangguan
- 30 kapal Pertamina ditenderkan bertahap sampai 2015
- Pertamina pesan 5 tanker senilai US$75,5 juta
- Pinjaman Pertamina di Bank Mandiri dekati batas maksimum
- Pertamina tunda penerbitan obligasi US$1,5 miliar
- Naik, rasio keberhasilan pemboran eksplorasi Pertamina EP
- Pertamina EP temukan cadangan migas 61 juta barel
- Ketergantungan impor BBM bisa lebih dari 50%

