Pemerintah simulasikan kenaikan tarif listrik
Selasa, 09 Maret 2010 | 12:18 wib ET
JAKARTA, kabarbisnis.com: Pemerintah sedang melakukan simulasi penerapan kenaikan tarif dasar listrik 15% yang akan dilaksanakan Perusahaan Listrik Negara (PLN).
Direktorat Jenderal Listrik dan Pemanfaatan Energi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral J Purwono menyatakan rencana kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL) sebesar 15% merupakan kenaikan rata-rata berdasarkan golongan.
“Kenaikan tarif listrik merupakan amanat dari Undang-undang APBN 2010 dalam rangka menekan subsidi listrik,” kata Purwono di kantor Kementerian Energi, Jakarta, Selasa (9/3/10).
Menurut dia, sesuai UU BUMN, PLN harus memberikan pelayanan kepada masyarakat. Namun sebagai perseroan, lanjut Purwono, tidak boleh rugi.
Mengenai penambahan subsidi listrik tahun ini, Purwono menuturkan, sebagai konsekuensi dari molornya kenaikan tarif listrik yang seharusnya awal tahun. kbc8
Berita Terkait
- Tender tak bener, PLN didemo
- November, PLTU Indramayu siap perkuat listrik Jawa-Bali
- Batas pembayaran listrik September diperpanjang
- Lebaran, konsumsi listrik diperkirakan turun 33%
- Tolak kenaikan TDL, HIPMI minta PLN tingkatkan efisiensi
- Pendapatan PLN Jatim 2010 diperkirakan Rp14,322 triliun
- Indonesia butuh listrik 3000 MW tiap tahun
- 2011, tarif listrik dinaikkan lagi sebesar 15%
- Aset PLN bertambah Rp49 triliun
- PLN bakal hasilkan listrik 2.000 MW dari CBM

