Kejar load factor 90%, KAI kebut perbaikan sarana
Rabu, 24 Februari 2010 | 16:25 wib ET
SURABAYA, kabarbisnis.com: PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi (Daops) VIII tengah mengebut upaya perbaikan sarana dan prasarana yang ada. Di antaranya dengan mengganti bantalan rel kereta dari kayu ke beton dan melakukan perbaikan gerbong serta rangkaian kereta.
Untuk proyek pergantian bantalan rel Kereta Api (KA) kayu ke bantalan beton di wilayah kerja PT KAI Daops VIII sepanjang 368 kilometer kini tinggal 1% saja.
"Sekarang tinggal 700 meter saja. Tepatnya di lajur rel KA antara Pohgajih hingga Kesamben di sekitar terowongan waduk Blitar. Diharapkan, seluruh pengerjaan akan usai di Maret mendatang," kata Pelaksana Harian (Plh) Kepala Hubungan Masyarakat (Kahumas) PT KAI Daops VIII, Herry Winarno di Surabaya, Rabu (24/2/10).
Dikatakan Herry, dengan pergantian bantalan tersebut dipastikan kecepatan laju KA akan semakin tinggi. Rata-rata jarak tempuhnya berkurang sekitar 10 menit hingga 60 menit dari biasanya.
"Jika biasanya jarak tempuh dari Surabaya ke Jakarta memakan waktu 10 jam 15 menit, maka sekarang tinggal 9 jam 30 menit. Begitu juga rute Surabaya-Bandung menjadi 11 jam 60 menit dari biasanya sekitar 12 jam," ungkap Herry.
Dengan kecepatan tempuh tersebut, praktis 107 jadwal keberangkatan KA di wilayah Daops VIII akan mengalami penyesuaian yang resmi akan dilakukan per tanggal 1 Maret 2010 mendatang.
"Di sisi lain, saat ini kami juga telah melakukan perbaikan gerbong dan rangkaian kereta agar kenyamanan penumpang bisa terwujud. Sehingga load factor KA penumpang akan lebih besar lagi," ujarnya.
Saat ini, lanjut Herry, tingkat keterisian KA penumpang mencapai rata-rata sekitar 80%. Dengan perincian 90%-95% saat hari libur dan sekitar 5%-70% saat hari biasa.
"Dengan berbagai perbaikan yang telah kami lakukan, kami berharap, rata-rata load factor KA tahun ini akan meningkat menjadi 90%," katanya. kbc6
Berita Terkait
- Masih sepi, arus mudik H-4 lebaran
- Arus mudik mulai meningkat di Stasiun Pasar Turi
- KA operasikan kereta pengangkut motor pemudik
- Dirjen perkeretaapian sidak di Stasiun Pasar Turi
- Belajar bisnis penuh filosofi ke China
- Antisipasi Lebaran, KAI tambah jadwal keberangkatan
- Penerimaan bea dan cukai capai Rp41,462 triliun
- Kaisar Victorio kembali dari panggung politik ke dunia hiburan
- Penerimaan Bea Keluar belum memuaskan
- Maret 2010, Produsen keramik Essenza masih merugi

